Kamis, 09 Juni 2016

BUKA PUASA BERSAMA AREKA

Buka puasa bersama sebenarnya hal yng lumrah dilaksanakan bagi sebagian kalangan muslim di Indonesia. Tapi hal ini akan menjadi hal yang baru bagi sebagian orang-orang di kampung kami. 
jangan icip dulu ya
Baru dalam artian jarang dilakukan acara buka bersama, atau bahkan belum pernah dilakukan oleh orang-orang di kampung kami, paling hanya buka bersama dengan keluarga masing-masing, tapi untuk tahun ini sesuatu terjadi, dengan semangat membara para tokoh AREKA yang dimotori oleh Wahyu Tri Utomo selaku ketua karang taruna di kampung kami sejarah pun tercipta. Untuk pertama kalinya (setidaknya untuk generasi kami) diadakan buka bersama. Acara ini di adakan di kediaman mas Momo (begitu orang-orang memanggilnya).
Banyak dari anggota yang hadir dalam acara ini tidak kurang dari 40 orang (anak remaja dan yang baru selesai dari remaja) ikut meramaikan acara ini. Secara total ada sekitar 43 orang yang hadir dalam acara in. Sungguh sangat indah suasana seperti ini
suasan ceria Areka
Suasana ceria tampak di raut muka para remaja yang baru saja seharian menahan segala nafsu selama menjalani ibadah puasa di bulan suci ramadhan. Beberapa dari mereka baru mulai mengenal arti dari sebuah organisasi, organisasi karang taruna yang sudah lama terbentuk. Dengan segala lika-likunya semoga tumbuh menjadi sebuah organisasi yang banyak memberikan pengaruh positif bagi para anggota khususnya dan semua lapisan masyarakat pada umumnya.
para pemudi harapan calon suami tak kalah narsis
Dengan adanya acara buka bersama seperti ini semestinya menjadi moment bagi rekan-rekan semua untuk selalu menjaga silaturahmi dan kekompakan antar sesama. Dalam acara kali ini ga terlalu resmi, hanya sekedar buka puasa bersama tanpa ada acara kultum dan sebagainya. Bukan runtutan acara yang diharapkan dari kami, dengan adanya kekompakan seperti ini sudah cukup membuat kami bangga dengan adanya organisasi AREKA (dibaca karang taruna). Setidaknya organisasi yang tak resmi (tidak ada SK pembentukan maksudnya) ini bisa menjadi wadah kegiatan yang positif.
Setelah sekian lama asyik ngobrol ngalor-ngidul, ngetan-ngulon waktu maghrib pun telah tiba, dan saat yang ditunggu-tunggu untuk makan bersama,, terlihat dengan jelas semua lahap memakan hidangan yang telah disiapkan oleh panitia. Hanya satu orang yang masih fokus dengan kamera. Yang lain tak peduli dengan kamera yang penting perut segera terisi...
makan bareng
Acara terdekat yang akan menjadi hajatan dari AREKA dan tentunya masyarakat Kalibendo Kidul, yaitu pengajian syawalan yang insyallah akan dilaksanakan pada tanggal 11 Juli 2016. Semoga acara tersebut dapat berjalan lancar.Pada buka bersama ini sedikit banyak juga membahas mengenai persiapan dan kesiapan dalam rangka mensukseskan agenda pengajian tersebut.
Salah satunya diputuskan untuk kerja bakti di lingkungan masjid Fatcunnur (masjid kebanggan Kalibendo Kidul) yang masih dalam tahap renovasi. Kami  AREKA, menucapkan terima kasih atas bantuan dari rekan-rekan yang telah berusaha untuk hadir dan mendukung kegiatan kami yang positif, Bantuan dan dukungan dari semua pihak sangat kami butuhkan baik secara moril maupun materiil,, Tak lupa kami juga mengharapkan banyak petunjuk dari rekan kami yang sudah lama mengenyam pahit getirnya kehidupan. Masukan dari berbagai pihak tentunya akan menjadikan kita semua kaya akan ilmu dan wawasan
Semagat Teman-Teman banyak pihak yang mendukung KITAA,,,,




Jumat, 13 November 2015

Jelajah Sisi Luar Kalibendo

Permalink gambar yang terpasang
pematang sawah kalibendo kidul



Kampung kami adalah kampung yang sangat asri, jauh dari suara bising kendaraan bermotor yang penuh polusi ataupun mesin pabrik. Udara yang masih sangat bersih jauh dari polusi apapun. Tak jauh dari kampung terpampang hamparan sawah dengan tanaman padinya yang hijau. Menunjukkan kampung kami adalah kampung yang sangat eksotis. Di sebelah utara ada sedikit lembah yang apabila kita melihat ke kampung kami mirip sebuah bukit nan indah
Permalink gambar yang terpasang
bukit utara kalibendo kidul


Tak jarang anak-anak kecil menghabiskan waktu mainnya di pematang sawah. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan disana, dari sekedar jalan-jalan pagi atau sore. Beberapa anak kecil mencari ikan di sawah ataupun di aliran irigasi.
Tak terkecuali masa kecil kami, saya dan teman-teman saat itu masih menikmati keadaan lingkungan kami. Hampir setiap hari kami menghabiskan waktu bermain di sana. Memancing ikan bersama-sama, membaur tanpa ada batasan yang bisa memisahkan. Walaupun ikan yang kami dapatkan tidak lebih dari jumlah kawan kami yang memburu ikan,, tetapi ada rasa bahagia, rasa kebersamaan yang kuat diantara kami, canda tawa dari teman-teman sungguh sangat hangat sehingga suasana menjadi menyenangkan.
Ini hanya sebagian kisah dari masa kecil kami. bahkan hanya sebagian tempat. sebagian kecil dari sebagian tempat yang kami singgahi saat masa kecil kami. Di pematang sawah kami juga punya mainan lain selain mencari ikan bersama-sama. Ada kalanya kita bermain layangan (layang-layang). Biasanya permainan ini di mainkan pada saat banyaj angin yang bertiup kencang. Ada beberapa layangan yang dijual di warung-warung dan tak sedikit pula teman kami yang kreatif membuat layangan mainannya dengan menggunakan plastik kresek bekas yang tentunya dengan motif yang seadanya. Biasanya warna hitam, merah muda atau ada yang lorenf-loreng hitam putih.

Kamis, 20 Agustus 2015

Wahyu Tri Utomo

Permalink gambar yang terpasang
Wahyu Tri Utomo
Wahyu tri Utomo atau yang di kenal dengan mas momo, Dialah pemuda di kampung kami. Dia sangat familiar di kalangan anak-anak di kampung kami, Apalagi sejak lomba agustusan tahun ini. Dia menjadi ikon pasca lomba agustusan karena memang dia adalah ketua panitia lomba agustusan 2015. Jadi tak heran lagi kalau sosok ini begitu mudah dikenali.
Jauh sebelum lomba agustusan 2015. mas momo sudah berpartisipasi aktif untuk kemajuan kampung kami, terutama di bidang olahraga. Dia punya peran penting dalam kemajuan tim kampung kami sebagai pemain. Dia sangat bangga dengan namnya AREKA, bahkan di kamar pribadinya ada bendera AREKA, Hal yang belum tentu ada di pikiran setiap pemuda di jaman seperti sekarang ini. Perjalanan hidupnya lumayan panjang dari jaman sekolah, mulai dari SD Banyusari, SMP N 2 Grabag, dilanjutkan ke SMK 45 magelang, dia lalui dengan penuh semangat. Di setiap tingkatan sekolah dia selalu aktif sebagai pengurus kelas, baik dari ketua, bendahara ataupun sekretaris pernah atau setidaknya hampir ia jabat.
Di dunia kerja dia juga sudah lumayan pengalamannya. Di pernah bekerja setidaknya di 3 provinsi yang berbeda, atau bahkan lebih. Untuk saat ini masih betah bekerja  di dekat kampung kami dengan alasan biar dekat dengan keluarga dan tentunya bisa memajukan kampung tercinta (cita-cita yang sangat mulia). Padahal sejatinya agar pengeluaran lebih irit karena kebutuhan untuk makan bisa nebeng ke orang tua heee (just kidd bos ga boleh maraj ya).
Di karang taruna kami dia juga mempunyai jabatan yang tak kurang keren,, Dia adalah sekjen (sekretaris jendral) di kampung kami. So untuk masalah administrasi di karang taruna jangan ragukan kapasitas dia. Bahkan dia sendiri mampu mengadakan suatu kegiatan yang dia inginkan. Contoh yang terbaru dan tentunya masih ada di ingatan kita semua adalah berkat kerja kerasnya menyatukan visi dan mengajak rekan-rekan yang lain berpartisipasi sehingga acara lomba agustusan berjalan lancar, walaupun belum sempurna tapi ini bisa menjadi cambuk bagi kita semua. Sudah selayaknya kita mengucapkan terima kasih kepada jasa-jasa dia selama ini.
Sekali lagi Terima kasih mas MOMO...

Senin, 17 Agustus 2015

Lomba Agustusan






pemanasan sebelum lomba



Hari ini 17 Agustus 1945, negara kita Negara Kesatuan Republik Indonesia merayakan kemerdekaan yang ke 70. Tentunya banyak cara yang dilakukan masyarakat di indonesia dalam merayakannya. Mulai dari karnaval, bakti sosial, sampai cara yang umum yaitu melaksanakan berbagai kegiatan lomba. mulai dari lomba makan krupuk sampai panjat pinang selalu bnyak peminatnya.
Tak terkecuali di kampung kami Kalibendo Kidul, Untuk menyambut dan memeriahkan acara ini segenap warga mengadakan berbagai lomba-lomba untuk anak-anak dan orangtua.Tahun ini kami mengadakan lomba sehari sebelum hari kemerdekaan, karena kebetulan pas hari minggu, kesibukan warga pun sudah berkurang Untuk anak-anak ada lomba makan kerupuk, bawa kelereng, masukin pensil ke botol, dan sebagainya. Untuk orang dewasa hanya ada 1 lomba yaitu voli ceria.
ada yang jongkok ada yang berdiri
Antusias anak anak sungguh menyenangkan (,maklum sudah lama ga ada kegiatan ini). Acara ini sungguh bagaikan oase di tengah gurun sahara. Terlaksannya acara ini kembali kita harus ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. 
Lomba yang cukup seru dan lumayan banyak peminatnya adalah lomba makan kerupuk. Banyak kauntungan bagi anak-anak yang mengikuti lomba ini. Selain dapat makan kerupuk gratis, mereka juga adapat merasakan sensasi makan kerupuk yang berbeda dari baiasanya. Ditambah lagi kebersamaan dengan teman-teman yang lain tentunya menambah rasa nikmat.




ayo kerupuknya di makan

Lomba berikutnya yang tak kalah seru adalah balap karung. Lomba ini sebenarnya adalah wujud dari nostalgia waktu jaman sebelum merdeka. Kenapa karung yang dipilih ini tak lain adalah karena dahulu para pejuang menggunakan karung sebagai pakaian. Hal ini menjadikan semangat kemerdekaan yang dahulu ada di jiwa para pejuang kita mengalir di dada mereka. Dibawah ini adalah keseruan warga kami mengikuti lomb ab balap karung dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke 70,




Khusus untuk mas Tomoe, mas Hadi dan yang lainnya Terima kasih yang sangat amat banyak kami ucapkan, karena berkat kerja keras mereka acara dapat terlaksana dengan lancar.Untuk lain pihak jangan berkecil hati, kalian juga layak mendapat ucapan terima kasih. Tanpa adanya kalian semua acara ga mungkin bisa seseru atau se meriah seperti ini. Untuk anak-anak yang belum juara jangan berkecil hati, karene sejatinya kalian semua adalah pemenang,,
Untuk ksemuanya ayo kita berpartisipasi dalam mengisi kemerdekaan yang telah direbut oleh pejuang kita sesuai dengan slogan HUT kemerdekaan RI tahun ini "AYO BEKERJA"

Jumat, 14 Agustus 2015

4 SERANGKAI

Sealamat siang teman-teman. Sudah lama ni ga ada postingan di blog, Sambil menunggu kabar berita terrupdate buka album foto ga sengaja liat foto ini,
Foto Saya
4 SERANGKAI
Mungkin beberapa teman-teman ada yang tahu dan ada pula yang masih penasaran dengan siapa aj afoto yang ada di sini,
Kalian bisa menebak dimana  lokasi pengambilan foto ini,. Foto ini diambil di salah satu kebun binatang yang ada di indonesia, silahkan tebak. sebenarnya ga penting lokasinya ada di mana yang terpenting adalah keakraban karang taruna AREKA (Anak REmaja KAlibendo Kidul) yang sampai saat ini (semoga) masih terjaga.

  Setelah diamati, akhirnya saya mengerti siap aaja  yanag ada di foto itu. Baiklah akan saya sebutkan satu persatu mulai dari yang baju merah
1. Muladi ( PAK MUL) Diantara mereka berempat mungkin yang paling terkenal dari ujung wetan sampai ujung mbah wen, Beliau merupakan orang yang peling senior diantara mereka berempat, dan tentunya beliau menjadi panutan diantara yang lainnya. Saat ini telah mebina keluarga kecilnya dengan satu istri dan 2 orang anak yang lucu dan sehat.  
2. Banidin (PA IDIN), Orang ywng memakai kaos hitam ini adalah representasi dari remaja kalibendo kidul yang saat itu sudah malang melintang di  kota jakarta.
Ya kami bilang begitu, karena beliau lah yang paling lama merasakan kerasnya hidup dunia perantauan khususnya kota metropolitan jakarta. Sampai saat ini beliau jiga masih sangat betah tinggal di ibokota bersama dengan istri tercintanya sembari menunggu kelahiran buah hati yang masih nyaman di kandungan
3. Muhamad Mukhibin (OM BEB) Sosok ini mungkin yang paling kurang terkenal, dilihat dari mukanya juga kurang jelas, Dihitung dari umur pun yng paling muda, (kelihatan bawa tas sendiri, pasti karena di suruh ma seniornya). Sampai saat ini pun untuk kalangan Kalibendo kidul juga masih kurang terkenal, terutama untuk anak-anak yang baru selesai sekolah. Saat ini dia tinggal di kota Bekasi yang sangat nyaman baginya, ditemani seorang istri yang sedang megandung buah hati.
4. Rudi Ismono (OM RUD), Untuk Saat ini Dia sosok yng paling fenomenal di kampung kami, Bekerja di Dealer Kenamaan di kota Jogja (Ga sebut merk biar ga ada unsu promosi), Beliau adalah representasi anak muda di kampung kita ini, Sampai saat ini masih setia dengan status lajangnya. Tapi jangan salah beliau adalah sponsor bagi setiap kegiatan di kampung kami..
 
Sekiranya 4 sosok diatas adalah beberapa orang di kampung kami yang pernah punya peranan di kampung yang tak bisa terlupakan,, Terima kasih buat semuanyaa 

Siapa dari keempat orang ini yang masih ingat lokasi penagmbilan foto,, Atau mungkin oranglain yang tau perjalanan mereka berempat waktu itu,,




Rabu, 27 Mei 2015

POS RONDA RIWAYATMU KINI

Siskamling, sistem keamanan lingkungan sering kali diadakan di  lingkungan tempat tinggal, tak terkecuali di lingkungan kami Kalibendo kidul juga (pernah) ada yang namanya siskamling. Lebih mudahnya di kampung kami disebut dengan ronda.
Sistem ini bisa dibilang sangat jitu untuk menjaga keamanan lingkungan di sekitar kami. Gak perlu orang satpam atau petugas keamanan yang lainnya. Semua warga bisa berpartisipasi untuk ikut menjaga keamanan di warga masing-masing. Setiap berapa waktu sekali semua warga yang laki-laki mendapat giliran jaga ronda, atau menjaga keamanan di lingkungannya.
Permalink gambar yang terpasang
Pos Ronda Kalibendo Kidul
Banyak manfaat dari kegiatan ini, yang pertama jelas keamanan di lingkungan tempat tinggal menjadi lebih terjamin, karena ada beberapa warga yang dengan sukarela ataupun sedikit terpaksa menjadi penjaga keamanan di lingkungan tempat tinggalnya. Manfaat selanjutnya yaitu keakraban antar warga sekitar juga semakin terbentuk, karena tanpa disadari dengan sering berkumpul akan ada interaksi antar warga. Hal ini sudah pasti akan meningkatkan kebersamaan antar warga di lingkungan tempat tinggal.
Di kampung kami sistem ini pernah berjalan, akan tetapi sekarang sudah mulai berkurang yang aktif. Ada banyak faktor yang menyebabkan kegiatan ini kurang berjalan sebagaimana mestinya. Diantaranya mungkin (lagi-lagi hanya kemungkinan) benyak kegiatan di lingkungan kami sehingga fisik atau badan sudah lelah dengan aktifitas harian. Bisa juga di sebabkan kepedulian warga sekitar akan keamanan sudah mulai berkurang (semoga ini bukan alasan utama). Atau bisa juga warga merasa keamanan di lingkungan tempat tinggal sudah terjamin, sehingga tidak harus dijaga setiap malam atau bahkan tiap saat yang namanya keamanan dan ketertiban sudah ada dan berjalan sebagaimana mestinya.
Sebenarnya ada sesuatu yang hilang dengan tidak aktifnya pos ronda disini. Keakraban, keriangan dan candaan ringan jarang terdengar di tengah hembusan angin malam yang memecah gelap malam.


Rabu, 22 Oktober 2014

Pernikahan Kawan Kita



Risalah indah
Untuk Sahabat kami “Nevi Monita”:
Saat sang rembulan tersenyum ramah
Bintang di langit pun tak mau kalah
Menyertai doa kami yang indah
Untuk insan  yang menikah
Semoga menjadi keluarga sakinah
Merasakan keluarga yang mawadah
Membentuk keluarga nan warohmah
Salam hangat dari sahabat “AREKA”





Teman sejati mengerti ketika kita berkata
“Aku Lupa”
Tetap tinggal saat kita berkata
“Tinggalkan aku sendiri..!!”
Menunggu selamanya saat kita berkata
“Tunggu sebentar..!!!”
Teman sejati adalah mereka yang senantiasa peduli
Akan kepentinganmu, bukan hanya
Kepentingan kepadamu….